Rahasia Rezeki Menurut Ali bin Abi Thalib

oleh -12 Dilihat

“Sayangnya banyak orang merasa galau, gelisah, dan khawatir akan rezekinya. Sehingga tidak sedikit di antara mereka yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan rezeki. Para ulama mengatakan, rezeki itu adalah karunia dari Allah,” kata Ustaz Abu Hurairah dalam khutbah Jumatnya beberapa waktu lalu.

Sejatinya, hakikat rezeki ada dua kategori sebagaimana dikatakan sahabat Nabi, Sayyidina Ali bin Thalib radhiyallahu ‘anhu.

بي طالب: الرزق نوعان: رزق يطلبك، ورزق تطلبه. فأما الذي يطلبك فسوف يأتيك ولو على ضعفك. وأما الذي تطلبه فلن يأتيك إلا بسعيك. وهو أيضا من رزقك. فالأول فضل الله. والثاني عدل من الله

Artinya: “Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata: Ada dua jenis rezeki: (1) Rezeki yang mencarimu dan (2) Rezeki yang kamu cari. Rezeki yang mencarimu akan datang padamu sekalipun kamu dalam keadaan tidak berdaya. Adapun rezeki yang kamu cari, maka tidak akan datang padamu kecuali dengan usahamu. Yang pertama anugerah dari Allah, sedang yang kedua adalah keadilan dari Allah.”⠀⠀

1. Rezeki yang Mencarimu

Artinya, pemberian dari Allah kepada hamba yang dikehendaki-Nya. Rezeki yang pertama ini merupakan anugerah dari Allah. Biasanya rezeki ini datang tak diduga-duga kepada mereka yang bertakwa dan beramal saleh. Ini merupakan jaminan Allah dalam Al-Qur’an: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (At-Thalaq ayat 2-3). Tidak peduli orang yang mendapatkanya orang yang lemah atau tidak mampu dalam mencari rezeki. Allah juga memberi rezeki bagi orang yang bersyukur dan ridha atas pemberian-Nya.

No More Posts Available.

No more pages to load.