Porostimur.com, Dobo — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masa Depan Jargaria (ASA-JAR) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Kepulauan Aru, Selasa (9/9/2025). Mereka menuntut kejelasan terkait tunggakan pembayaran beasiswa belajar yang dijanjikan Pemda Aru di sejumlah kampus kerja sama.
Tuntutan Mahasiswa
Para mahasiswa menegaskan keterlambatan pembayaran beasiswa telah berdampak serius pada kelanjutan studi mereka di berbagai perguruan tinggi, seperti Stikes Pasapua Ambon, Graha Edukasi Makassar, hingga Ikopin.
“Kalau visi-misi bupati dan wakil bupati adalah membangun SDM yang cerdas, sehat, dan sejahtera, kenapa beasiswa ini tidak bisa dilanjutkan? Pendidikan itu fondasi utama. Jalan aspal dan got tidak bisa mengelola SDA kita, tapi manusia yang harus disiapkan,” seru salah satu orator aksi.
Sementara David, salah satu perwakilan mahasiswa, menilai kebijakan pemerintah menunda pembayaran hutang kepada pihak kampus sangat merugikan.
“Katong ini bukan beban. Katong bagian dari masyarakat yang terdampak kebijakan bupati. Karena penundaan pembayaran, katong terancam putus kuliah,” tegasnya.
Respons Pemerintah Daerah
Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Aru Drs. Mohammad Djumpa, menyampaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan OPD terkait dan sepakat menggunakan dana hibah untuk membayar tunggakan.









