Ribuan Ultranasionalis Israel Pawai ke Yerusalem, Teriak ‘Matilah Orang Arab’

oleh -134 views
Ribuan massa ultranasionalis Israel pawai ke Yerusalem dengan meneriakkan slogan-slogan anti-Arab dan anti-Islam. Foto/REUTERS

Israel merespons dengan serangan besar-besaran yang telah menewaskan lebih dari 36.000 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan Gaza.

Amerika Serikat telah mendukung gencatan senjata bertahap dan pembebasan sandera yang digariskan oleh Presiden Joe Biden pekan lalu.

Namun Israel mengatakan mereka tidak akan mengakhiri perang tanpa menghancurkan Hamas. Sedangkan Hamas menuntut gencatan senjata jangka panjang dan penarikan penuh pasukan Israel.

Pawai massa ultranasionalis Israel tahunan ini memperingati “Hari Yerusalem”, yang menandai penaklukan Israel atas Yerusalem Timur, termasuk Kota Tua dan tempat sucinya—yang disucikan oleh umat Yahudi, Kristen, dan Islam—dalam perang Timur Tengah tahun 1967.

Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya, namun aneksasinya atas Yerusalem Timur tidak diakui secara internasional.

Baca Juga  Trump Hentikan Project Freedom, Iran Klaim Raih Kemenangan

Warga Palestina, yang menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan, memandang aksi massa Israel tersebut sebagai sebuah provokasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, polisi secara paksa mengusir warga Palestina dari jalur parade, dan kerumunan besar yang sebagian besar terdiri dari pemuda ultranasionalis meneriakkan “Matilah Orang Arab”, “Semoga desa Anda terbakar” dan slogan-slogan ofensif lainnya. Polisi mengatakan mereka mengerahkan 3.000 personel keamanan untuk memastikan ketenangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.