Porostimur.com | Ohio: Victoria’s Secret memutuskan untuk mengubah brand image-nya yang dibangun sejak 44 tahun lalu. Pada citra barunya, takkan ada lagi sebutan Victoria’s Secret Angel, sebab para ‘bidadari’ itu akan dipensiunkan. Langkah besar itu diambil di bawah kepemimpinan CEO baru Victoria’s Secret, Martin Waters.
“Saya tahu bahwa sejak lama kita perlu mengubah brand ini, hanya saja kami belum memegang kendali perusahaan untuk bisa melakukanya,” ujar Martin, seperti dikutip dari Wolipop. Adanya pergeseran tren dalam beberapa tahun belakangan membuat Victoria’s Secret memutuskan untuk mengubah image mereka.
Seperti yang diketahui, Victoria’s Secret lekat dengan ‘bidadari’ bertubuh ramping dan berkaki jenjang yang berperan sebagai model koleksi lingerie terbaru. Akan tetapi, sejak 2019, tak ada lagi Victoria’s Secret Fashion Show. Ajang peragaan lingerie itu menghilang usai menuai kritik mengenai kesamaan tipe dari setiap ‘bidadari’ yang melenggang mengenakan lingerie.
Sejak digelar pada tahun 1995, Victoria’s Secret memang selalu memilih perempuan dengan kesamaan tipe untuk memeragakan koleksi lingerie terbarunya, yakni perut rata, tubuh ramping, kaki jenjang, dan berambut panjang. Belakangan, standar kecantikan yang ditampilkan itupun mendapat kritik dari aktivis dan kritikus. Mereka menilai, stereotip semacam itu tidak realistis dan tidak relevan.










