“Saya minta pihak balai segera bertindak. Kalau tidak, aktivitas warga di dua kecamatan akan terhenti,” tegas Karman warga setempat.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Balai Maluku Utara terkait rencana penanganan darurat pasca putusnya jalan utama tersebut. (Jamil Gaus)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









