Rudal Balistik Iran Gunakan Hulu Ledak Bom Cluster, Gedung Bursa Saham Tel Aviv Hancur

oleh -4 Dilihat
Menurut Al Jazeera dan media regional lainnya, bursa saham Israel itu dilaporkan mengalami kerusakan besar. (X/qudsn) Kondisi gedung Tel Aviv Stock Exchange usai terkena serangan udara Iran di Israel, Kamis (19/6/2025). (GIL COHEN-MAGEN / AFP) Mengutip Money Control, walau pusat keuangan tersebut terkena serangan langsung, operasi perdagangan disebut tetap tidak terpengaruh. Serangan tersebut juga menghantam rumah sakit besar di Israel selatan, Magen David Adom, dan layanan darurat nasional mengonfirmasi sedikitnya 32 orang terluka dalam gelombang serangan terbaru. (REUTERS/Ammar Awad) Kondisi gedung Tel Aviv Stock Exchange usai terkena serangan udara Iran di Israel, Kamis (19/6/2025). (GIL COHEN-MAGEN / AFP) Berdiri pada tahun 1953, Bursa Efek Tel Aviv (TASE) adalah bursa efek utama Israel, yang berlokasi di Tel Aviv-Yafo. Saat ini, bursa tersebut mencatat lebih dari 470 ekuitas, 900 seri obligasi korporasi, lebih dari 200 seri obligasi pemerintah, dan 1.200 reksa dana. (X/qudsn) Kondisi gedung Tel Aviv Stock Exchange usai terkena serangan udara Iran di Israel, Kamis (19/6/2025). (GIL COHEN-MAGEN / AFP) Pasar ini memiliki total kapitalisasi sekitar US$216 miliar dalam bentuk ekuitas dan US$196 miliar dalam bentuk obligasi. (REUTERS/Ammar Awad) Kondisi gedung Tel Aviv Stock Exchange usai terkena serangan udara Iran di Israel, Kamis (19/6/2025). (GIL COHEN-MAGEN / AFP) Layanan darurat Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran di Ramat Gan dekat Tel Aviv, Israel, Kamis (19/6/2025). Serang udara terbaru Iran menghantam lokasi strategis di kota Tel Aviv dan Be'er Sheva, dan dikabarkan Bursa Efek Tel Aviv (TASE) termasuk di antara lokasi yang menjadi sasaran. (GIL COHEN-MAGEN / AFP)

Komentar satir pun menyeruak. Akun @bkrlondon menulis, “Situs tersuci di Israel (Bursa Saham-red) pun ikut kena, ini beneran kejadian, ngakak.”

Sementara itu, akun @Abby_Jost, yang memakai avatar bendera Palestina, menilai Israel tidak akan mampu melanjutkan konflik tanpa dukungan dari Amerika Serikat. “Tanpa bantuan politik dan material dari AS, Israel tidak akan bisa terus-terusan memerangi semua tetangganya.”

Netizen Indonesia pun menyuarakan hal serupa. Banyak yang menilai Israel kini menghadapi lawan sepadan. “Iran bukan Gaza. Mereka punya rudal, sistem, dan keberanian. Dan sekarang, Israel baru sadar mereka salah pilih musuh,” tulis salah satu pengguna di platform X.

Serangan rudal Iran kali ini memperlihatkan bahwa konflik di Timur Tengah telah mencapai titik kritis. Israel yang selama ini dikenal dominan secara militer kini menghadapi tantangan serius dari Teheran. Banyak pihak khawatir, eskalasi seperti ini bisa berubah menjadi perang besar yang melibatkan lebih banyak negara di kawasan.

(red/beritasatu)

Baca Juga  Bahlil Soroti Mobil Mewah Pakai BBM Subsidi, Stok Nasional Dijaga 18–21 Hari

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.