Sahjuan Fatgehipon: Setiap Sabtu Panitia FTW Berkantor di Tanjung Waka

oleh -55 views
Link Banner

Porostimur.com – Sanana: Fasilitas pendukung Festival Tanjung Waka di Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula mulai dikerjakan sejak kemarin. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Festival Tanjung Waka, Syahjuan Fatgehipon kepada wartawan di Sanana, Ahad (10/10/2021).

Syahjuan mengatakan, atas perintah Bupati Fififan Adeningsi Mus, bahwa pada Sabtu itu OPD yang tergabung dalam panitia sudah harus berkantor di Fatkauyon. “Jadi di hari Sabtu itu harus sudah ada semacam master plan untuk persiapan festival. Supaya setiap saat bisa ikuti progres kesiapan, kira-kira persiapan apa saja yang belum disediakan,” katanya. 

Untuk bangunan penunjang festival, dia menambahkan, sesuai waktu yang diberikan oleh bupati itu, pertengahan November sudah harus selesai. Karena kalau semua sudah selesai di pertengahan November, maka yang ada hanya mempercantik dan menambahkan apa-apa saja yang masih kurang.

Baca Juga  Polres Kepulauan Sula Beri Himbauan Pencegahan Covid-19 di Titik Keramaian

“Ada warning yang diberikan kepada kita, jika di minggu ketiga bulan November kesiapannya belum terlalu maksimal, maka panitia akan menyurat ke kementerian untuk meminta agar pelaksanaan festival ditunda hingga Januari 2022,” ungkap Syahjuan. 

Penundaan itu, lanjut Syahjuan, apabila seluruh panitia sudah berupaya sebisa mungkin tapi belum bisa capai target untuk mensukseskan festival tersebut. Tetapi kalau belum siap, tentu akan geser ke Januari.

“Hari Sabtu ini sudah mulai bergerak, mulai dari pembangunan home stay dan jalan sepanjang 2,6 kilometer. Paling lambat hari Minggu itu alat berat sudah diturunkan,” ujarnya.

Sementara untuk anggaran, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Sula itu menyampaikan, yang masuk di dalam APBD-Perubahan itu sebesar Rp. 5 miliar. Sedangkan dari kementerian sendiri, awalnya direncanakan itu Rp. 500 juta, hanya karena ada refocusing, maka hanya bisa menyediakan Rp. 200 juta. “Sementara dari provinsi hanya mendukung kurang lebih Rp. 60 juta,” tutupnya. (ifo)

No More Posts Available.

No more pages to load.