SAR Hentikan Sementara Pencarian Pendaki di Gunung Dukono, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Pemandu

oleh -22 views
Operasi pencarian terhadap pendaki yang terdampak erupsi di Gunung Dukono dihentikan sementara, Jumat (8/5/2026) malam. Hingga hari pertama, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 15 orang dalam kondisi selamat, sementara tiga lainnya masih dinyatakan hilang.

Polisi Dalami Dugaan Kelalaian

Di tengah operasi SAR, Polres Halmahera Utara juga mulai menyelidiki dugaan unsur pidana dalam insiden tersebut. Kapolres Halmahera Utara, Erlichson Pasaribu, menyatakan pihaknya tengah mendalami prosedur pendakian yang dilakukan rombongan.

“Kami sedang dalami. Jika terbukti ada kelalaian yang menyebabkan korban jiwa, porter dan pemandu bisa dijerat pidana,” tegasnya dalam konferensi pers.

Ia menegaskan, Gunung Dukono saat ini berstatus Level II (Waspada), di mana aktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah dilarang oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

“Ini bukan jalur wisata resmi. Tidak ada izin pendakian,” tambahnya.

Berdasarkan data Basarnas, insiden ini menyebabkan dua pendaki WNA asal Singapura meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian. Jika terbukti lalai, oknum porter dan pemandu terancam dijerat Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Baca Juga  5 Drama Perceraian Artis yang Paling Menghebohkan Tanah Air

Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR direncanakan kembali dilanjutkan dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.

(Tim)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.