Porostimur.com | Sofifi: Paus Fransiskus mengecam orang-oang yang telah memanfaatkan wabah virus corona untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat.
Dia juga menyoroti “kemunafikan” sejumlah politisi dalam menangani krisis kesehatan dunia itu.
Paus menyatakan krisis itu memiliki dampak sangat banyak. “Krisis ini mempengaruhi kita semua, kaya dan miskin, dan menyoroti kemunafikan,” papar Paus.
“Saya khawatir dengan kemunafikan tokoh-tokoh politik tertentu yang bicara menghadapi krisis, masalah kelaparan di dunia, tapi juga memproduksi senjata,” kata Paus tanpa menyebut nama negara atau politisi itu.
“Ini waktunya untuk berubah dari jenis kemunafikan fungsional itu. Ini waktunya untuk integritas. Kita bersatu dengan keyakina nkita atau kita kalah semuanya,” ungkap dia.

Itu Paus yang bicara nun jauh di Ibukota Vatican di Roma.
Di sini, di ibukota Provinsi Maluku Utara di Sofifi, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana Rp3 Miliar untuk Panitia Khusus (Pansus) Covid-19, Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut).
“Iya benar. Untuk Pansus DPRD telah dianggarkan Rp 3 miliar,” kata Kepala Badan Pengelolahan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Malut, Bambang Hermawan, Selasa (5/5/2020).




