Sebanyak 2014 Guru SD Sekota Ambon Jalani Vaksinasi Covid-19

oleh -161 views

Terkait penundaan vaksin terhadap sejumlah tenaga pendidik, Kadis menjelaskan, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor tekanan darah yang cenderung tinggi atau tidak stabil, faktor penyakit Diabetes Melitus yang tidak terkontrol, serta beberapa penyakit bawaan lain yang masih perlu dikontrol.

“Jadi guru-guru yang vaksinasinya tertunda, diminta untuk mengontrol atau melakukan konsultasi dengan dokter. Hal ini bertujuan untuk mencegah efek samping yang lebih serius pasca penyuntikkan vaksin,” imbuh Kadis.

Sementara untuk para pendaftar yang dinyatakan batal, hal itu disebabkan adanya penyakit bawaan yang serius sehingga vaksinasi tidak dapat dilakukan.

Untuk para pendidik setingkat SMP dan SMA, lanjut Kadis, vaksinasi massal masih dalam tahap penjadwalan menyesuaikan dengan jadwal vaksin yang akan didistribusikan.

“Kita masih menunggu pendistribusian vaksin berikutnya. Setelah kita terima, kita akan jadwalkan untuk tenaga pendidik setingkat SMP dan SMA,” demikian Kadis.

Baca Juga  Selat Hormuz: Puisi dan "Hegemoni" Baru

Diketahui, vaksinasi terhadap para pendidik dilakukan menyusul kebijakan Pemerintah terkait pendidikan tatap muka yang rencananya akan dimulai pada tahun ajaran baru, Juli mendatang. (alena/agi)

No More Posts Available.

No more pages to load.