Senin, Menko Marves Dijadwalkan Tinjau Pengembangan SKPT di Maluku Utara

oleh -382 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama deputi dijadwalkan ke Maluku Utara untuk meninjau sarana dan prasarana pengembangan Sentral Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT).

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Utara (Malut)  Abdullah Assagaf di Ternate, Sabtu, menyatakan, agenda Menko Luhut dalam kunjungan kerja nanti antara lain meninjau kesiapan sarana prasarana pengembangan SKPT dan Program Lumbung Ikan Nasional (LIN) di Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Halmahera Selatan, serta memantau kesiapan menjelang Sail Tidore 2021 pada September.

Dia mengatakan ada empat SKPT yang diusulkan dalam Program LIN yakni SKPT Pulau Morotai membawahi Halmahera Timur. Kedua, SKPT Sofifi membawahi Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate, dan Halmahera Tengah. Ketiga, SKPT Halsel, dan keempat SKPT Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu.

Baca Juga  5 Pemain Baru untuk 5 Posisi yang Diminta Pelatih Ronald Koeman Untuk Merevolusi Skuad Barcelona

Lokasi Pengembangan

Sedangkan untuk lokasi pengembangan tetap pada empat SKPT, kata dia, tetapi yang menjadi fokus adalah dua SKPT yakni Halmahera Selatan dan Kepulauan Sula.

Link Banner

“Menteri dijadwalkan tiba di Ternate 15 Maret 2021 akan turun ke Bacan lihat fasilitas kita yang ada, begitu juga mereka turun ke Sanana lihat pelabuhan kota di Wai Nin, karena pada saat kita usulkan di 10 kabupaten/kota, empat SKPT yang ada kita usulkan memiliki 11 pelabuhan perikanan. Mereka melihat infrastrukturnya apa yang perlu ditambahkan, baik dermaga maupun fasilitas ruangan pendingin, sesuai dengan usulan kita yang Rp1 triliun itu, dan Alhamdulillah diakomodir,” ujarnya.

Dia menambahkan pengembangan lumbung ikan nasional di empat kabupaten semuanya berjalan. Namun yang menjadi fokus di Halmahera Selatan dan Kepulauan Sula.

Baca Juga  34 Putra Terbaik Halsel Binaan Kodim 1509/Labuha Dinyatakan Lulus dan siap Mengikuti Pendidikan

“Keinginan Menteri, Program LIN difokuskan pada dua kabupaten agar sesuai target sampai 2023 sudah ada hasilnya, meski begitu Pemprov Malut tetap akan mengembangkan di empat kabupaten/kota juga,” katanya.

(red/nusadayli)