“Saya kan sekolah pagi, sorenya saya jualan di depan sekolah untuk anak-anak yang sekolah sore. Permen terbuat dari gula merah, dimasak sampai kentak, lalu diaduk kemudian ditaruh di atas terigu. Setelah itu dibentuk, yang premium kita taruh kacang,” tutur Fahri.
(red/sindonews)




