Sederet Upaya Harita (NCKL) Tangani Limbah, ini Daftarnya

oleh -35 views
Foto: Harita Group Pulau Obi Maluku Utara. (Dok. Harita Group)

Porostimur.com, Jakarta – PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) mengaku meskipun bergelut dalam bisnis tambang, perseroan tetap melakukan penanganan dampak terhadap lingkungan.

Direktur Utama PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) Roy Arman Arfandy mengatakan, bukan hanya sekedar berfokus pada penanganan emisi karbon, namun juga meminimalisir limbah produksi.

Menurutnya, saat ini pihaknya sudah berhasil mengolah nickel slag menjadi bahan bangunan. Pihaknya menggunakan nickel slag sebagai bahan untuk membuat batako, paving block, hingga gorong-gorong untuk pembangunan konstruksi yang berlokasi di Pulau Obi.

“Jadi di sini kita lihat ini bisa menjadi batako atau gorong-gorong yang kami pakai. Dan kami melakukan pengecoran jalanan, karena kan daerah kami itu kan sangat aktif truck bolak-balik. Daripada nanti berlumpur kita banyak cor-coran, mumpung nickel slagnya banyak outputnya, limbahnya,” ucapnya, melansir CNBC, Selasa (4/6/2024).

Baca Juga  Gelar Konferda-IV, GAMKI Maluku Beri Penghargaan untuk Media Masa dan Sejumlah Kalangan

Ia mengungkapkan, hingga saat ini total jalanan yang sudah diperbaiki mencapai sekitar 40-an hektar atau 40.000 meter persegi menggunakan limbah.

Selain itu, lanjutnya, perseroan juga menggunakan limbah nickel slag ini untuk membuat artificial coral reef. “Nah ini menjadi satu tempat rumbu karang bertumbuh di dasar laut. Ini untuk menjaga ekosistem di laut juga,” imbuhnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.