Solidaritas Emperan Masyarakat KKT Minta DPRD Maluku Usut Penyelewengan Dana Rp. 9,3 Miliar

oleh -132 views

Porostimur.com, Ambon – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Solidaritas Emperan Masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), mendatangi DPRD Maluku untuk meminta dukungan politik terkait dengan dugaan kasus korupsi di kabupaten tersebut selama tahun 2019 yang dinilai belum ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian maupun kejaksaan.

Para aktivis ini menyatakan bahwa selama ini belum ada penetapan tersangka dari temuan-temuan di kabupaten tersebut diantaranya proyek-proyek mangkrak bahkan dugaan korupsi dana covid-19.

Para aktivis ini disambut baik dan diterima oleh DPRD Maluku dan langsung menyampaikan berkas tuntutan dan aspirasi kepada ketua komisi I DPRD Maluku Amir Rumra dan anggota komisi masing-masing Anos Yermias, Yance Weno, Benhur Watubun, Hengky Pelata dan Edison Sarimanela.

Baca Juga  Peringati Hari Otda ke-30: Bupati Haltim Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Wujudkan Asta Cita

Dalam penyampaian tuntutan Anggota komisi I DPRD Maluku Anos Yermias meminta para aktivis untuk menyampaikan bukti sehingga komisi I dapat menindaklanjuti itu ke pihak kejaksaan dan juga kepolisian.

“Aksi ini kita dukung selama tidak mengada ada dan kita akan dukung,”ungkap Yeremias di ruang Komisi I DPRD Maluku, Kamis (13/1/2022).

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Hengky Pelata mengatakan, bahwa dari 2019 banyak sekali masalah korupsi di KKT dimana proyek mangkrak di KKT ratusan milyar namun harus memiliki data.

No More Posts Available.

No more pages to load.