Tanya Pencairan Dana Desa, Ketua BPD Wailia Dikeroyok Kades dan Anaknya

oleh -1 Dilihat

Porostimur.com, Sanana – Lantaran mempertanyakan Dana Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Wailia Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula Maluku Utara Fauji Upara dikeroyok oleh tiga orang.

Fauji mengatakan, dirinya dikeroyok oleh tiga orang yakni KS, AS dan AS alias Anas saat mempertanyakan dana desa yang sudah cair.

“Saya inikan ketua BPD di Desa Wailia, selama kurang lebih 3 bulan dana sudah cair tapi tidak ada rapat dengan masyarakat, dengan kami BPD,” ujar Fauji, Kamis (4/8/2022).

“Saya pertanyakan ke kepala desa dan mereka hanya janji nanti mereka buat rapat,” sambungnya.

Fauji menjelaskan, selaku Ketua BPD, dirinya sudah pernah memerintahkan pemerintah Desa untuk membuat dan memasang baliho APBDes di tempat-tempat umum, tapi pemerintah desa cuma berjanji namun tidak pernah dilaksanakan.

Baca Juga  Bahlil Effect Bikin Elektabilitas Partai Golkar Tembus Dua Digit, Umar Lessy Minta Kader Tak Terlena

“Saya emosi karena masyarakat salah menilai saya bahwa ini BPD ini mungkin mereka sudah kongkalikong sampai tidak jadi rapat ini, dan sorotan yang datang dari masyarakat itu setiap hari makanya saya marah dan saya langsung ke depan rumahnya kepala desa dan saya sampaikan, awas kalau nanti katong bakudapa di rapat umum,” ujarnya.

Lanjut Fauji, dirinya pun pulang ke rumahnya. Namun tak lama berselang, kades bersama anak-anaknya, yaitu Ali Sibela, Karim, Anas dan kepala desa mendatanginya.

No More Posts Available.

No more pages to load.