Tawaruan di Pesta Kawinan, Pemuda Desa Kawa Tewas

oleh -355 views
Link Banner

Porostimur.com – Piru: Seorang pemuda di Desa Kawa, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, tewas akibat terkena tusukan pisau di bagian perut, Jumat (24 /9/2021) pukul 02.45 WIT.

Pemuda yang diketahui bernama Safhril Kiliwou alias Ais, (27 tahun) itu tewas menyusul terjadinya perkelahian antara pemuda Dusun Pasir Panjang, Desa Buano Selatan dengan pemuda Desa Kawa, Kab SBB di Dusun Pulau Kasuari Desa Buano Utara Kec. Huamual Belakang.

Kejadian bermula pada 21.00 WIT di mana adanya acara pesta joget pernikahan keluarga La Mili di Dusun Pulau Kasuari, Desa Buano Utara, KecamatanHuamual Belakang namun acara pesta joget tersebut telah dihentikan pada pukul 02.00 WIT.

Baca Juga  BPJS Naik Lagi, Rakyat Pastikan Melawan, Jokowi Silahkan Bersiap-siap

Kemudian Pada pukul 02.45 WIT dinihari, sekitar 100 meter dari tempat acara, tejadi perkelahian antara pemuda Dusun Pasir Panjang dengan pemuda dari Desa Kawa. Perkelahian itu mengakibatkan Safhril Kiliwou jatuh tersungkur akibat tikaman benda tajam.

Korban mengalami luka tusuk di bagian atas punggung kanan dan bagian bawah perut korban sampai menggeluarkan usus korban yang di lakukan oleh OTK (orang tidak di kenal). Akibat luka tersebut, korban tidak sadarkan diri.

Sekitar pukul 03:15 WIT, korban dilarikan ke Desa Kawa untuk dilakukan tindakan pengobatan medis.

Naas, bagi korban, sekitar setengah jam perjalan menuju Desa Kawa, korban menghembuskan napas terakhirnya. Diduga korban meninggal dunia karena kehilangan banyak darah akibat luka yang dialami.

Baca Juga  Ini Calon Lawan Timnas Italia di Babak 16 Besar Piala Eropa 2020

Kejadian ini di benarkan oleh Babinsa Desa Buano, Kopda La Basri.

La Basri bilang, saat ini pelaku penikaman belum ditemukan dan masih dalam pencarian pihak berwajib.

Setelah korban tiba di Desa Kawa, pihak korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres SBB untuk ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Mumin Kiliwou, salah satu keluarga korban, kepada wartawan mengatakan, laporan ini direspon langsung oleh pihak Polres dan langsung diadakan autopsi korban di rumah Sakit Umum Daerah Piru.

Sampai berita kami tayang, pihak keluarga korban masih menunggu dokter forensik dari Masohi, Maluku Tengah.

Sementara itu, Pejabat Kepala Desa Kawa Ril Ely meminta kepada pihak penegak hukum dalam hal ini kepolisian agar pelaku cepat ditemukan dan segera diproses secara hukum agar kedepan tidak ada lagi kejadian serupa.

Baca Juga  24 J uni Besok, Halbar Gelar MTQ Tingkat Kabupaten

“Dengan tertangkap pelaku dan diproses secara hukum maka jadi pembelajaran bagi pemuda-pemuda yang lain. Kalau tidak, maka kejadian seperti ini bisa jadi suatu kebiasaan karena hukum dianggap biasa saja oleh pelaku. (kahar)