Pekan lalu, kantor berita Amerika Serikat (AS) CNN mengklaim bahwa “kelompok operasi” yang dilatih dalam perang kota dan penggunaan bahan peledak telah dikirim untuk melakukan tindakan sabotase terhadap pasukan proksi Rusia sendiri untuk membuat dalih intervensi militer di Ukraina.
Plot ini, mengutip sumber anonim, mempertegas pernyataan sebelumnya oleh Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Jake Sullivan, yang mengklaim bahwa intelijen Amerika memiliki alasan untuk percaya bahwa Moskow sedang merencanakan skenario di mana Rusia dapat membenarkan serangan militer ke Ukraina.
“Rusia meletakkan dasar untuk memiliki opsi guna membuat dalih untuk invasi, termasuk melalui kegiatan sabotase dan operasi informasi, dengan menuduh Ukraina mempersiapkan serangan segera terhadap pasukan Rusia di Ukraina Timur,” kata Sullivan. (red/sindonews)




