Porostimur.com, Kiev – Meningkatnya ketegangan di perbatasan Rusia dengan Ukraina , membuat Moskow mengevakuasi diplomat dan keluarga mereka dari kedutaan besarnya di Kiev dan konsulat di Lvov. Demikian laporan yang diturunkan New York Times mengutip pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya.
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Senin, surat kabar itu mengklaim bahwa 18 orang, terutama anak-anak dan istri diplomat Rusia, meninggalkan Ukraina pada 5 Januari. Selanjutnya 30 orang diduga pergi dalam dua minggu setelah itu, dan diplomat dari dua konsulat Rusia lainnya di Kharkov dan Odessa dilaporkan telah diberitahu untuk bersiap meninggalkan negara itu.
Menurut New York Times, para pejabat dari AS dan Ukraina mengkonfirmasi bahwa diplomat Rusia telah pergi.
Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Rusia melaporkan bahwa Kedutaan Rusia di Kiev berfungsi normal, tetapi tidak menyangkal adanya perampingan seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (19/1/2022).
Laporan evakuasi ini datang ketika Moskow dituduh oleh negara-negara Barat membangun pasukan di perbatasan dengan Ukraina, diduga dengan maksud menyerang negara itu dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.
Kremlin telah berulang kali membantah rencana untuk menyerang Ukraina dan telah membuat kesan NATO menggunakan momok “agresi Rusia” sebagai dalih untuk menyebarkan lebih banyak peralatan militer di wilayah tersebut.




