Porostimur.com, Tel Aviv – Kesaksian baru dari seorang tentara Israel mengungkapkan bahwa pasukan Zionis terlibat dalam kejahatan perang di Gaza. Itu termasuk penargetan warga sipil dengan tembakan langsung dan penggunaan anak-anak sebagai perisai manusia.
Tentara tersebut, yang disebut secara anonim sebagai ‘N’, mengatakan kepada surat kabar Israel; Yedioth Ahronoth bahwa komandan unitnya telah membiarkan pasukan menembaki warga sipil-termasuk anak-anak dan orang lanjut usia (lansia)-selama berhari-hari saat ditempatkan di luar rumah sakit.
“Beberapa dari mereka bertindak karena balas dendam, beberapa karena takut, dan beberapa karena kelelahan. Ketika Anda kelelahan, Anda tidak berpikir,” katanya kepada media tersebut.
Tentara itu juga mengenang bagaimana unitnya menculik dua remaja dari salah satu koridor kemanusiaan di Gaza dan menggunakan mereka sebagai tameng manusia.
Dia menjelaskan bagaimana mereka ditutup matanya, diborgol, dan dipaksa memasuki gedung-gedung yang diyakini pasukan Israel mungkin berisi jebakan atau berisi orang-orang bersenjata.
Penggunaan warga sipil sebagai tameng manusia adalah ilegal menurut hukum internasional.
“Yang sebenarnya terjadi adalah kami melukai puluhan ribu warga sipil dan juga para sandera [Israel],” kata tentara Israel tersebut kepada Yedioth Ahronoth, yang dilansir The New Arab, Kamis (24/7/2025).










