Salah satunya adalah kelangkaan BBM, terutama minyak tanah. Pemerintah daerah juga berupaya memastikan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dapat berlangsung tepat sasaran.
Di sektor kebencanaan, Pemkot Tual melakukan tindakan tanggap darurat dengan mendistribusikan air minum layak konsumsi bagi masyarakat terdampak di Finua Kaimear, Kecamatan Pulau-Pulau Kur, serta Ohoi Tam Ngurhir, Ngurnila dan Ohoitom, Kecamatan Tayando Tam.
Pemerintah daerah juga menyatakan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan sebagai dampak musim kemarau panjang.
Amir mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, lembaga keagamaan, tokoh adat, tokoh agama, lembaga pendidikan, tokoh pemuda dan tokoh perempuan untuk bersama-sama membangun Kota Tual.
Semangat “Tual Maryadat” ditegaskan sebagai kekuatan bersama untuk mewujudkan Kota Tual yang MAJU, AMAN, RELIGIUS, BERBUDAYA, SEJAHTERA, BERDAYA SAING dan BERKELANJUTAN.
“Perbedaan pilihan, pandangan maupun latar belakang jangan menjadi penghalang bagi kita untuk bekerja bersama. Justru keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan dalam membangun Kota Tual,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Amir turut menyampaikan ucapan selamat memperingati sejumlah momentum penting pada awal September 2026, di antaranya HUT Polwan ke-78, HUT Kejaksaan RI ke-81, HUT PMI ke-81, Hari Pelanggan Nasional, HUT GPM ke-91, Dirgahayu Kota Ambon ke-451, Hari Lahir Pamong Praja serta Hari Aksara Internasional.









