Thailand Terus Lancarkan Serangan Baru, Kamboja Tutup Semua Penyeberangan Perbatasan

oleh -0 Dilihat
Kamboja tutup semua penyeberangan perbatasan. Foto/X/@badz_weird

Porostimur.com Bangkok – Militer Thailand melancarkan serangan baru terhadap Kamboja untuk “merebut kembali wilayah kedaulatan”. Mereka menolak upaya mediasi termasuk dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kekerasan antara kedua negara Asia Tenggara tersebut berlanjut pada hari Minggu, sehari setelah Phnom Penh mengumumkan bahwa mereka menutup semua perbatasan dengan Thailand, tetangga utaranya.

Konflik tersebut berakar dari perselisihan yang telah berlangsung lama mengenai demarkasi era kolonial atas perbatasan bersama sepanjang 800 km (500 mil). Pertempuran telah menyebabkan setidaknya 25 tentara dan warga sipil tewas, dan lebih dari setengah juta orang mengungsi di kedua belah pihak.

Surat kabar Matichon Online mengutip juru bicara Angkatan Laut Kerajaan Thailand, Laksamana Muda Parach Rattanachaiyapan, yang mengatakan bahwa pasukannya “melancarkan operasi militer untuk merebut kembali wilayah kedaulatan Thailand” di daerah provinsi pesisir Trat.

“Operasi dimulai pada dini hari dengan bentrokan hebat, yang dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip membela diri sesuai hukum internasional dan pelestarian kedaulatan nasional,” kata Rattanachaiyapan kepada surat kabar Thailand.

Baca Juga  Relawan Bakti BUMN Kenalkan Pemanfaatan FABA PLTU Tidore, PLN Dorong Ekonomi Sirkular Berkelanjutan

Militer Thailand mengatakan telah “berhasil menguasai dan merebut kembali wilayah tersebut, mengusir semua pasukan lawan”.

No More Posts Available.

No more pages to load.