Trump Sebut Iran “Sampah”, Teheran Balas: Kami Jawab dengan Tindakan, Bukan Caci Maki

oleh -28 Dilihat
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan keras dengan menyebut Iran dan para negosiatornya sebagai "sampah" serta dipimpin oleh orang-orang yang "kejam" dan "sakit jiwa". Pernyataan itu langsung mendapat respons dari Pemerintah Iran yang menilai ucapan tersebut tidak akan mengurangi martabat bangsa Iran.

“Mengucapkan kata-kata yang merendahkan kepada bangsa Iran yang beradab dan berani tidak mengurangi kebesarannya,” tulis Araghchi.

Ia menambahkan, rakyat Iran lebih memilih menunjukkan sikap melalui tindakan dibanding membalas dengan penghinaan.

“Rakyat Iran dikenal karena kesopanan, budaya, dan nilai-nilai moral yang kuat. Kami tidak membalas kekasaran dengan kekasaran, tetapi dengan tindakan: tanpa rasa takut dan dengan keberanian yang besar,” lanjutnya.

Media pemerintah Iran, Press TV, menyebut pernyataan Araghchi merupakan respons atas komentar Trump yang disampaikan dalam pertemuan di sela agenda NATO.

Serangan Militer Kembali Terjadi

Di tengah saling serang pernyataan tersebut, situasi keamanan di kawasan kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Kamis (9/7/2026) dini hari.

Baca Juga  Nelayan Hilang Kontak di Perairan Tanimbar Ditemukan Selamat pada Hari Kedua Pencarian

Trump menyebut operasi militer itu sebagai bentuk pembalasan atas serangan terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Sementara itu, Iran menilai aksi militer Washington telah melanggar nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua negara pada 17 Juni 2026 dan menegaskan akan memberikan respons.

Meski belum mengakui secara resmi keterlibatan dalam serangan terhadap tiga kapal tanker pada awal pekan ini, sejumlah media Iran mengutip pejabat setempat yang menyatakan kapal-kapal tersebut memasuki Selat Hormuz tanpa izin.

No More Posts Available.

No more pages to load.