Porostimur.com, Jakarta – Wacana menduetkan pasangan Anies Baswedan dan Andika Perkasa kembali mengemuka. Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengembalikan hal ini kepada faktor kepemimpinan kuat nasional.
“Kembali ke karakter strong leadership. Pemimpin dari latar belakang militer belum tentu juga efektif,” ujar Pangi, Kamis (13010/2022) di Jakarta.
Pangi berujar biasanya kepemimpinan militer dianggap efektif apabila kepemimpinan sipil dianggap gagal. Menurut dia, Capres ideal bisa saja kombinasi sipil militer atau militer sipil. “Tapi lagi-lagi kembali ke soal modal racikan elektoral yang paling relevan,” kata dia.
Beberapa figur sudah digadang-gadang bakal menjadi pendamping Anies sebagai Cawapres. Pangi melihat skema itu mengerucut menjadi lima pasangan. Kelima pasangan itu di antaranya: Anies-AHY, Anies-Khofihah, Anies-Andika, Anies- Aher, Anies-Ridwan Kamil.
Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu NasDem Wilayah Jawa 1 (Banten, DKI), Effendy Choirie mengaku pihaknya masih menggodok nama Cawapres pasangan Anies. Dia belum mau mengungkapkan nama-nama calon-calon yang sedang disiapkan. “Soal nama Cawapres Anies masih dibahas,” ujar Gus Choi kepada KBA News.
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Zulfan Lindan mengatakan pihaknya sengaja mempersilakan kepada Anies Baswedan untuk menentukan pilihan pasangan Cawapres.









