Walikota Ambon: PSBB Transisi Sampai 2 Agustus

oleh -106 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Kota Ambon secara resmi memberlakukan PSBB Transisi mulai hari ini, Senin 20 Juli hingga 2 Agustus 2020 mendatang.

Hal ini disampaikan Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada wartawan usai meninjau langsung aktivitas di pasar dan terminal Mardika, Senin (20/7/2020).

Louhenapessy menjelaskan, selama masa PSBB transisi, aktivitas perekonomian seperti mall dan plaza tetap buka dengan pembatasan waktu operasional hingga pukul 18.00 WIT.

“Kita berharap di PSBB transisi ini aktivitas perekonomian itu mulai kita buka secara bertahap namun pembatasan pergerakan orang tetap dilakukan karena itu mall di buka tapi tetap dibatasi operasionalnya sampai jam 6 sore sementara itu kita lakukan,” ujarnya.

Link Banner

Sementara, aktivitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti salon, gym dan barber shop ditutup sementara. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya klaster baru dari kegiatan tersebut.

Baca Juga  Corona Membara, Nelayan Pulau Luang Merana

“Sementara untuk aktivitas-aktivitas lain yang bersentuhan dengan masyarakat untuk itu sementara kita tutup di antaranya salon, barbershop, gym sementara kita tutup dan usaha-usaha sejenisnya yang prinsipnya bersentuhan langsung dengan masyarakat kita menjaga jangan sampai terdapat klaster-klaster baru lagi yang muncul dari kegiatan atau aktifitas seperti itu,” tuturnya.

Richard Louhenapessy mengakui, pasca diberlakukannya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon, tingkat kesadaran warga kota Ambon semakin meningkat.

Kesadaran warga ini terkait pentingnya menjaga kesehatan diri, meskipun masih ada juga warga kurang peduli.

“Secara objektif, kita harus mengakui, masyarakat sudah semakin sadar akan pentingnya pakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan, cuma memang ada yang masih tak betah gunakan masker dalam waktu lama,” katanya.

Baca Juga  Matangkan Koalisi, Danny Missy Bertemu OSO

Dalam  kunjungan ini, Walikota bersama rombongan Forkopimda Kota Ambon memantau langsung kegiatan pasar dan protokol kesehatan, sekaligus juga menghimbau masyarakat untuk tetap gunakan masker. Sebab masker kedepan, sudah akan menjadi kebiasaan baru yang harus digunakan.

‘’Presiden dalam waktu dekat akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penggunaan masker. Dan ini tentu akan disertai dengan sanksi. Makanya kunjungan ini, sekaligus kami edukasi warga, agar ketika Inpres ini turun, kita sudah bisa mematuhinya,’’ kata Louhenapessy.

Ia mengatakan, ketika Inpres diteken dan pelaksanaan dimulai, maka bagi siapa yang tidak menggunakan masker akan ditindak aparat penegak hukum.

“Kita ke sini sekaligus memberitahukan ke masyarakat terkait Inpres tersebut, sehingga ketika diberlakukan sanksi bagi warga sudah tidak bingung lagi,” terangnya.

Baca Juga  Mobil Pintar Banau, Terobosan Satgas Yonif RK 732/Banau Cerdaskan Generasi Muda Pulau Seram

Kesempatan peninjauan itu, rombongan juga mendapati aktifitas di salon atau rumah kecantikan yang sementara beroperasi. Atas aktifitas itu, langsung ditegur karena di masa PSBB Transisi ini, salon dan aktifitas lain yang bersentuhan langsung dengan orang, dilarang aktifitasnya.

‘’Ini kita dapat dan kita peringati. Kalau esok lagi aktifitas yang sama masih dilakukan, otomatis sanksi,’’ tegas Walikota Ambon. (red/bb)