Wanita Tangguh Asal Palestina ini Jadi Wali Kota di Swedia

oleh -57 views

Hal ini memungkinkan dia untuk mendapatkan izin tinggal. Adalah takdir setiap rakyat Palestina untuk membawa tanah airnya bersama mereka di diaspora. Tak terkecuali Tamam Abou Hamidan.

“Sebagai seorang wanita Palestina dan putri dari orang tua Palestina, saya belajar bahwa kesuksesan di tempat yang bukan milik Anda adalah salah satu tantangan terbesar dalam hidup. Saya tahu persis apa itu untuk mengatasi semua rintangan dan untuk menang ketika hidup memberi saya hanya satu pilihan,” papar dia.

Dia sekarang berbicara bahasa Swedia, keterampilan yang membantunya mendapatkan pekerjaan di bidang lain, termasuk salah satunya sebagai penasihat untuk membantu imigran baru memasuki pasar tenaga kerja. Pada tahun 2016, dia bekerja di kantor tenaga kerja di Blekinge County.

Baca Juga  Tak Ada Pintu untuk Stop Perang Antara Iran vs AS-Israel

“Mendapatkan pekerjaan memberi saya motivasi, dan hidup mulai berubah menjadi lebih baik. Ini memberi saya kekuatan dan semangat untuk terus bekerja keras untuk mencapai lebih banyak tujuan,” ujar dia.

Salah satunya adalah untuk belajar dan memperoleh gelar Master di bidang Kepemimpinan dan Organisasi dari Universitas Malmo. Ketertarikan Abou Hamidan dalam politik bukanlah keputusan mendadak. Ini adalah hasrat lama yang lahir di lingkungan politik yang kuat di Jalur Gaza.