Warga Desa Lumasebu semakin tidak terima setelah mendapat informasi bahwa warga Desa Kilmasa di perbatasan yang diduga pelaku pembakaran. Namun informasi tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya.
“Atas informasi tersebut, saling serang antara kedua desa bertetangga ini tidak bisa dihindari. kemudian personel Polsek Kormomolin dan Polsek Nirumas mendatangi TKP untuk melerai bentrokan. Kedua kelompok warga berhasil dibubarkan dan kembali ke rumah masing-masing,” imbuhnya.
Aries mengungkapkan bentrokan tersebut menyebabkan lima orang warga dari kedua desa bertikai terluka. Mereka mengalami luka panah.
“Para korban kini tengah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Alusi Kelaan dan Pustu Desa Lumasebu,” bebernya.
Untuk mencegah bentrokan susulan, personel Polsek Kormomolin dan Polsek Nirumas masih bersiaga. Mereka berjaga perbatasan kedua desa.
“Saat ini puluhan personel dari Polsek Kormomolin yang dibackup oleh Polsek Nirumas telah mengamankan perbatasan Desa Lumasebu dan Kilmasa,” pungkasnya. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









