Karena itu, mahasiswa Uningrat didorong tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mulai memikirkan bagaimana menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kampus adalah tempat untuk berinovasi. Saya berharap Anda semua dapat memberikan inovasi baru dan mewarnai kecanggihan teknologi di era digitalisasi,” pungkasnya.
Bagi Amir, tantangan mahasiswa di era AI bukan sekadar mampu menguasai teknologi, tetapi tetap menjadi manusia yang mampu berpikir kritis, memiliki etika, bertanggung jawab, dan menggunakan teknologi untuk menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
(Megarivera Renyaan)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









