Yusuf Wally Minta Pemkot Ambon Secepatnya Akomodir BBM untuk Nelayan

oleh -31 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Merespon apa yang disampaikan oleh Komisaris Utama PT. Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok, untuk menindak lanjuti pembuatan SPBU Nelayan di daerah sentral perikanan, Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam hal ini Dinas Perikanan Kota Ambon untuk segera mengakomodir kebutuhan BBM untuk para nelayan.

“Ini pemkot harus bisa menginisiasi ini secepatnya sehingga kebutuhan BBM oleh para nelayan bisa terakomodir dengan adanya pertashop atau pertamina mini yang ada di daerah-daerah nelayan,” ungkap Yusuf Wally kepada wartawan di Baileo Rakyat-belso, Rabu (03/11/2021).

Wally mengatakan, jika pemerintah tidak bisa mengakomodir atau melakukan permintaan kepada kementrian perikanan dan kelautan, berarti izin dari kementrian tidak keluar, dan pertamina pun tidak bisa mengeluarkan pertashop yang bisa di buat untuk SPBU nelayan di lokasi para nelayan.

Baca Juga  Selain Najwa Shihab, Ini Jurnalis yang Pernah Wawancara Kursi Kosong

“Kalau SPBU nelayan bisa diakomodir oleh pemkot sampe ke pusat, berarti keterlibatan pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan di kota Ambon bisa memenuhi target. Tetapi, dari dulu sampe hari ini tidak pernah ada SPBU nelayan, berarti pemerintah tidak serius untuk pengadaan BBM bagi para nelayan di kota Ambon,” katanya.

Beberapa kali tambah Wally, kita dengan mitra komisi III, Dinas Perikanan, sudah meminta. “Beberapa kali paripurna akhir fraksi kita sudah meminta untuk di buat SPBU nelayan, pembahasan anggaran juga oleh tim C APD pemerintah kota dan Banggar DPRD juga sudah di bahas terkait SPBU nelayan, tapi sampai hari ini tidak ada keseriusan,” tegasnya.

Baca Juga  Web Series "BRI Pakai Hati" Rebut Perhatian Jutaan Netizen

Untuk itu, sebagai anggota DPR, dirinya meminta kalau bisa hal ini bisa dipenuhi oleh pemerintah kota, sehingga kebutuhan BBM bagi para nelayan bisa di penuhi.

“Pak Ahok sendiri sudah katakan bahwa harus ada permintaan dari pemerintah kota kepada Kementerian Kelautan Dan Perikanan, kemudian izin di keluarkan Kementerian Kelautan Dan Perikanan, dan itu bisa ditindak lanjuti oleh pemerintah pusat untuk pembuatan pertashop atau SPBU nelayan yang ada di daerah sentral perikanan,” tutupnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.