Porostimur.com | Ambon: Tercatat sebanyak 101 santri – santriwati lembaga Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PK-PPS) tingkat Wustha (MTs sederajat) di Maluku akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2019/2020. Mereka berasal dari 7 Pondok Pesantren di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Demikian dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, La Fatah di ruang kerjanya, Selasa (25/2).
Disebutkannya, 101 peserta UNBK itu terdiri dari 4 orang santri/santriwati PPS Ittaqollah Kebun Cengkeh Ambon, 11 santri/santriwati PPS Ishaka Dusun Ahuru Ambon, 32 santri/santriwati PPS Suffah Hi Bullah Dusun Oli Baru Desa Hitu Malteng, 11 santri/santriwati PPS DQ. Al Anwariyah Desa Tulehu Malteng, 9 santri/santriwati PPS Nadil Ulum Dusun Ory Desa Pelau Malteng, 12 santri/santriwati PPS Tahfidhul Qur’an Desa Lintas Seram Utara Malteng, dan 22 orang santri/santriwati PPS Khairu Ummah Desa Lintas Seram Malteng.
“UNBK ponpes di Maluku tahun ini sementara hanya diberlakukan terhadap santri Salafiyah tingkat Wustha karena perangkat pendukung sudah cukup mendukung,” terang mantan Kepala Kemenag Kabupaten SBB itu.




