2. Keluh kesah kita bisa menjadi bahan gunjingan
Saat kita berkeluh kesah di media sosial dan ada orang-orang yang menanggapinya, tentu tidak semua dari mereka melakukan hal tersebut karena peduli. Beberapa di antaranya menanggapi keluhan kita hanya karena ingin tahu, bahkan tidak menutup kemungkinan ada orang-orang yang merasa senang ketika mengetahui apa yang sedang kita alami.
Namun, bukan hanya itu, lebih parahnya lagi, apa yang kita keluhkan di media sosial bukan mustahil menjadi bahan gunjingan tetangga, teman, rekan, atau bahkan orang-orang yang tidak terlalu mengenal kita secara personal.
Apakah kita rela jika permasalahan atau kekurangan diri kita menjadi topik perbincangan orang lain? Tentu kita akan merasa tersinggung, malu, marah dan sedih, bukan? Karena itulah, ada baiknya kita mencegah hal itu terjadi dari diri kita sendiri.
Demikian dua hal yang perlu diingat agar terhindar dari berkeluh kesah di media sosial. Semoga kita bisa lebih menjaga diri dari kebiasaan tersebut.
(red/yoursay)










