“Jika Anda harus memenangkan Piala Dunia di tengah kontroversi setiap saat, tidak ada yang bisa dibanggakan.”
Pernyataan tersebut kemudian menjadi viral dan memicu perdebatan luas di kalangan pencinta sepak bola.
Scaloni: Jangan Besarkan Rumor Tanpa Dasar
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memilih merespons tudingan tersebut dengan tenang.
Menurutnya, berbagai narasi yang berkembang di media sosial tidak layak dijadikan dasar untuk menilai jalannya kompetisi.
“Anda tidak seharusnya memberikan perhatian atau kepentingan apa pun pada hal seperti itu.”
Ia menambahkan bahwa era media sosial memungkinkan siapa saja menyebarkan informasi tanpa dasar yang jelas.
“Hari-hari ini siapa pun bisa mengunggah sesuatu di media sosial yang mungkin sama sekali tidak memiliki dasar faktual, lalu tiba-tiba menjadi sesuatu yang besar. Kami tidak ingin menjadi gema dari rumor kosong.”
Scaloni menegaskan seluruh pencapaian Argentina merupakan hasil kerja keras para pemain di lapangan.
Persepsi yang Terus Mengiringi Argentina
Narasi bahwa Argentina merupakan “anak emas FIFA” sebenarnya bukan hal baru.
Isu serupa juga muncul pada Piala Dunia 2022 di Qatar ketika sejumlah keputusan wasit dan hadiah penalti untuk Argentina menjadi bahan perdebatan.
Namun hingga kini tidak pernah ada bukti resmi maupun hasil investigasi yang menunjukkan adanya keterlibatan FIFA dalam mengatur hasil pertandingan demi menguntungkan Argentina ataupun Lionel Messi.










