AS memastikan tidak ada personel militernya yang menjadi korban dalam serangan Iran tersebut.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Iran terus berupaya menyerang kapal-kapal militer Amerika Serikat.
“Iran terus berusaha menyerang kapal-kapal angkatan laut AS. Setiap kali mereka melakukan atau mencoba melakukan itu, mereka akan kehilangan kapal tanker,” ujar Rubio, seperti dilansir Reuters.
Pernyataan tersebut kemudian diikuti dengan respons dari Teheran.
Setelah lima kapal tanker Iran dihancurkan, IRGC mengumumkan telah meluncurkan rudal balistik ke pangkalan yang digunakan pasukan AS di sekitar Al Azraq, Yordania.
Iran mengklaim serangan tersebut menimbulkan kerusakan besar pada sasaran militer AS.
Namun, klaim tersebut dibantah secara tidak langsung oleh pemerintah Yordania. Amman menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat 18 dari total 20 rudal yang ditembakkan Iran.
Dua rudal lainnya dilaporkan jatuh di wilayah yang tidak berpenghuni sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Seorang pejabat AS juga menyatakan serangan Iran tersebut tidak efektif. Seluruh personel militer AS yang berada di lokasi disebut dalam kondisi lengkap.
IRGC Serang 10 Kapal di Selat Hormuz
Tidak berhenti di Yordania, IRGC pada hari yang sama juga mengumumkan serangan terhadap 10 kapal di kawasan Selat Hormuz.









