Porostimur.com, Ambon – Kelompok perempuan yang paling rentan terhadap pelecehan seksual adalah kaum muda, mandiri secara finansial, lajang atau bercerai. Bagi pria, mereka yang paling berisiko adalah kaum homoseksual, kaum muda, dan etnis minoritas. Tidak hanya antar sesama jenis, belakangan ini pelecehan seksual juga terjadi pada sesama jenis.
Para korban pelecehan seksual di kantor akan bingung dan kaget dengan apa yang mereka alami. Pada tahap ini, mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Melansir halaman sehatq, berikut beberapa cara menghadapi pelecehan seksual di tempat kerja:
1. Segera mungkin untuk mengamankan diri
Jika ancaman kekerasan seksual sangat nyata, segera cari bantuan dengan menelepon keamanan atau 110 (Polisi). Tinggalkan posisi kamu saat ini untuk melindungi diri sendiri.
2. Berusaha mencari orang yang bisa membantu
Hubungi orang terdekat atau orang yang Kamu percaya yang dapat membantumu, seperti rekan kerja, teman, atau keluarga. Selain itu, melapor ke seorang advokat untuk perlindungan hak-hak perempuan.
3. Cari bantuan medis
Terluka atau tidak, penting untuk memberikan bantuan medis kepada korban pelecehan seksual. Sebab, selain cedera fisik, ada juga cedera mental yang harus mendapat perhatian penuh.









