Porostimur.com, Madrid – Legenda Los Blancos Luis Figo menilai pergantian sering mengganti pelatih menjadi salah satu penyebab utama menurunnya performa Real Madrid musim ini.
Situasi tersebut membuat Los Blancos terancam mengakhiri musim tanpa gelar, bahkan berpotensi mengalami dua musim berturut-turut tanpa trofi utama.
Madrid sebelumnya tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey dan terhenti di perempat final Liga Champions. Mereka juga kalah dari Barcelona di ajang Piala Super Spanyol.
Pergantian Pelatih Ganggu Stabilitas Tim
Figo menilai perubahan di kursi pelatih membuat tim kehilangan stabilitas permainan. Di awal musim, Madrid menunjuk Xabi Alonso sebagai pengganti Carlo Ancelotti, namun masa jabatannya tidak berlangsung lama.
Kini, posisi pelatih diisi oleh Alvaro Arbeloa di tengah situasi internal tim yang belum sepenuhnya kondusif.
“Ketika pelatih berganti, tim menjadi tidak stabil dan orang-orang mulai mencari seseorang untuk disalahkan,” ujar Figo seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Tekanan Tinggi di Klub Besar
Figo menegaskan, sebagai salah satu klub terbesar di dunia, Real Madrid selalu berada di bawah tekanan tinggi untuk meraih gelar setiap musim.
Menurutnya, potensi dua musim tanpa trofi menjadi situasi yang mengkhawatirkan bagi klub dengan tradisi juara seperti Madrid.









