Porostimur.com, Daruba – Bupati Morotai Benny Laos mengatakan, Pemda Morotai telah menerima tagihan dari 6 (enam) perguruan tinggi dari total 8 (delapan) perguruan tinggi di Maluku Utara yang terlibat dalam program kerjasama penyelenggaraan kuliah gratis bagi warga Morotai.
Melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi porostimur.com, Senin (14/3/2022) menjelaskan, terdapat 370 orang mahasiswa warga Morotai yang menerima bantuan kuliah gratis program wajib belajar 16 tahun ini.
“Total 370 mahasiswa yang memenuhi syarat sudah terdata oleh Kampus, masing-masing:
Unkhair 153 Mahasiswa, UMMU 11 Mahasiswa, Poltekkes 56 Mahasiswa, STIKIP 29 Mahasiwa, IAIN Ternate 76 Mahasiwa dan Unhera 41 Mahasiwa,” bebernya.
Menurut Benny, tagihan tersebut sudah diverifikasi oleh bagian Kesra Setda Kabupaten Morotai.
“Uniera, Tobelo dan Ummu, Ternate sudah verified dan ok. Unkhar juga mengkonfirmasi tambahan kekurangan data rekening. Semoga kekurangan administrasi oleh Kampus yang lain segera disusul,” ujar Benny Laos.
“Masih ada dua kampus, Unhena Tobelo dan Politeknik Perdamaian Halmahera (PADAMARA), Tobelo yang belum memasukkan data tagihannya,” imbuhnya.
Benny menambahkan, Pemerintah Daerah Morotai akan terus menunggu dan memberi feedback pada kampus-kampus penyelenggara pendidikan gratis program Morotai wajib belajar 16 tahun agar proses implementasi kerjasama (MoA) dapat berjalan lancar dan akuntabel. (red)




