2. Belajar menentukan keputusan
Ketika kita terjebak di dalam hubungan yang tidak sehat, maka kita akan dihadapkan dengan dua pilihan, antara tetap mempertahankan hubungan itu atau justru melepaskannya. Baik kedua opsi tersebut mempunyai sisi positif dan negatifnya.
Dari opsi mempertahankan, barangkali kita tidak akan sedih karena tetap memiliki pasangan di sisi kita, meski kita harus menanggung tekanan yang ada di dalam hubungan tersebut.
Di sisi lain, melepaskan memang jalan terbaik agar kita bisa kembali bahagia, namun tidak bisa dipungkiri kita akan merasa sedih karena kehilangan hubungan yang telah kita bangun cukup lama. Di sinilah, kita belajar untuk menentukan keputusan kita.
3. Lebih bisa mencintai diri sendiri
Menyambung dari poin kedua, dua pilihan tersebut akan lebih mudah diambil, apabila kita telah mengetahui value di dalam diri kita sekaligus kita telah berhasil mencintai diri kita.
Sebab, jika kedua hal tersebut telah kita punya, maka tentu kita tidak akan berlama-lama berlarut di dalam hubungan itu.
Akan tetapi, tanpa kita sadari, toxic relationship juga mengajarkan kita untuk lebih mencintai diri sendiri. Sebab, di saat yang bersamaan, kita sedang mempertimbangkan keputusan terbaik untuk diri kita.









