Porostimur.com, Ambon – Membangun rumah tangga tidak cukup berdasarkan rasa cinta. Dibutuhkan komitmen kuat untuk tetap bersama dalam keadaan terpuruk sekalipun.
Dua orang yang mengikat janji di hadapan Tuhan harus menyelesaikan tanggung jawab serta kewajiban masing-masing. Tidak lagi tentang aku atau kamu namun kita.
Mencintai orang yang kamu nikahi adalah keharusan. Mengapa kemudian banyak kita temukan kasus perselingkuhan padahal setiap masalah harusnya dibicarakan dengan kepala dingin bukan dengan mendatangkan pihak ketiga yang justru menghancurkan biduk rumah tangga.
Lalu, benarkah selingkuh menjadi faktor utama kandasnya hubungan suami istri?
Ternyata menurut penelitian yang dilakukan selama lebih dari 50 tahun yang melibatkan 40.000 pasangan oleh seorang psikolog dan seksolog John Gottman terdapat empat hal yang mendasari bubarnya keharmonisan rumah tangga. Apa sajakah itu mari kita bahas.
1. Kritik
Terlalu sering melontarkan kritik kepada pasangan dengan cara yang tidak tepat dapat berakibat kesalahpahaman yang menyakitkan. Terlebih lagi kritik tersebut cukup menjatuhkan harga diri pasangan alih-alih tergolong kritik yang membangun demi kebaikan pasangan.











