5 Bulan Pemprov Malut Belum Bayar Guru Honorer

Porostimur.com | Ternate: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, belum membayar gaji guru honorer di SMA/SMK seMaluku Utara.

Jika dihitung sudah sekitar lima bulan para guru honorer di provinsi Maluku Utara belum menerima hak-haknya. Untuk itu, pihak Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Maluku Utara mendesak Disdikbud untuk segera melakukan proses pembayaran.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, bahwa salah satu alasan mengapa hingga gaji guru honorer belum dibayar, atau bahasa halusnya terlambat dibayar, karena ternyata uang di kas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) habis. Kami tidak tahu apa maksudnya,” tegas Ketua PGRI Provinsi Malut, Ramli Kamaluddin di Ternate, Senin (20/1/2020).

Pihaknya, kata dia, telah melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Maluku Utara, Al Yasin Ali dan Disdikbud. Dalam pertemuan itu, salah satu poin penting yang disampaikan pihaknya yaitu, soal keterlambatan pembayaran gaji guru honorer di seluruh SMA/SMK di Provinsi Maluku Utara.

Menurut Ramli, usai mendengarkan pengeluhan dari pihaknya, Wagub berjanji akan menyelesaikan proses pembayaran gaji guru honorer setelah APBD tahun anggaran 2020 disahkan.

“Nah, jadi PGRI Provinsi Malut akan tetap mengawal setiap kebutuhan dan kepentingan guru di Provinsi Malut. Kami juga akan memegang janji Pak Wagub soal pembayaran gaji guru honorer, karena itu merupakan hak mereka untuk mendapatkannya,” tandas Ramli. (red/adhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: