Disebut Perang Salib karena para prajurit yang pergi menuju Yerusalem menggunakan simbol Salib di bahu, lencana dan panji-panji mereka. Perang ini juga telah memunculkan tokoh bersejarah dari kedua belah pihak.
Seperti Shalahuddin Al-Ayyubi dari pihak muslim (memerintah 1169-1193 M) dan Richard The Lionheart (Raja Inggris) dan Baldwin IV di pihak Kristen.
5. Jadi Sengketa Palestina dan Israel
Sengketa Yerusalem antara Israel dan Palestina tak lepas dari pendudukan Israel terhadap tanah Yerusalem Timur pada akhir Perang Enam Hari 1967 antara Israel dengan tiga negara Arab—Suriah, Mesir dan Yordania.
Hingga pada tahun 1980, Israel meloloskan “Jerusalem Law” (Hukum Yerusalem), yang menyatakan bahwa ”Yerusalem, lengkap dan bersatu, adalah ibu kota Israel”. Hukum itu sekaligus untuk meresmikan aneksasi Yerusalem Timur.
Sebagai tanggapan, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 478 pada tahun 1980, yang menyatakan bahwa undang-undang atau hukum buatan Israel tersebut ”batal demi hukum”.
Masyarakat internasional, termasuk AS, secara resmi menganggap Yerusalem Timur sebagai wilayah yang diduduki Israel. Selain itu, tidak ada negara di dunia yang mengakui bagian Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
sumber: sindonews









