5 Pakar Temukan Sirekap Kunci Perolehan Suara, Roy Suryo: Teknologi Dibuat Kejahatan

oleh -4 Dilihat

Porostimur.com, Jakarta –  Pakar Telematika Roy Suryo mengatakan, sudah ada lima pakar yang menemukan kejanggalan dalam aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU. Lima pakar tersebut yakni Dr Leony Lidya lulusan ITB, Hairul Anas Suaidi Sekjen IA ITB, Prof Dr Sugijanto dari Unair, dan Benhard dari ITB.

“Terakhir saya. Kita masing-masing memiliki temuan bahwa ada algoritma yang dipasangkan pada sistem Sirekap,” ujar Roy dalam Dialog Spesial Rakyat Bersuara di iNews TV, dikutip, Senin 25/3/2024).

Dia membongkar beberapa sistem pada Sirekap yang disebutnya dapat membuat kesalahan dalam membaca data. Salah satunya mengunci perolehan suara pasangan calon tertentu atau sebaliknya dapat melipatgandakan perolehan suara.

Baca Juga  Warga Pertanyakan Pengelolaan Dana Desa Kariu 2024–2025 Senilai Rp1 Miliar Lebih

“Ketika angka itu tiba-tiba bisa melonjak tajam, hasil dari OCR (Optical Character Recognizer), OMR (Optical Mark Reader) yang tadinya cuman 17 harusnya terbaca 11, tapi itu terbacanya bisa sampai 917 di Sirekap,” katanya.

Meski KPU sering menyebutkan Sirekap hanyalah alat bantu, namun semua kejanggalan yang ada tidak dapat dibiarkan begitu saja.

“Faktanya itu adalah alat bantu yang pokok dan itu pakai uang negara alat bantu itu. Jadi nggak bisa dikesampingkan, miliaran lagi alat bantu itu,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.