Yang lebih parah lagi, sudah hampir dua pekan ini masyarakat tidak bisa memonitor perolehan suara di aplikasi Sirekap.
“Kita nggak bisa monitor sekarang, 2 minggu ini blackout kita nggak bisa monitor lagi, buat apa anggaran miliaran yang kemudian sekarang tidak bisa ditampilkan,” kata Roy.
Dia kecewa adanya perkembangan teknologi, namun dimanfaatkan untuk berbuat kecurangan. “Jadi saya sangat menyesalkan, teknologi kok kenapa dibuat untuk kejahatan,” ucapnya. (red/keungan)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









