Pernahkah kamu merasa memiliki pasangan yang sangat perhatian di awal, namun lama-kelamaan hubungan tersebut justru terasa menyesakkan? Pada fase awal hubungan, perlakuannya mungkin membuat kamu merasa jadi orang paling beruntung di dunia. Namun seiring berjalannya waktu, kenyamanan itu berubah menjadi rasa terkekang hingga kamu merasa kehilangan jati diri.
Banyak orang terjebak dalam hubungan yang nggak sehat karena mereka nggak menyadari adanya beberapa tanda emotional abuse yang awalnya keliatan romantis. Berbeda dengan kekerasan fisik yang meninggalkan bekas luka nyata, kekerasan emosional cenderung nggak kasat mata. Lukanya nggak terlihat, namun dampaknya mampu menghancurkan kesehatan mental serta rasa percaya diri seseorang secara perlahan.
Agar kamu nggak keliru membedakan antara wujud cinta yang tulus dan manipulasi psikologis, yuk kenali beberapa tanda emotional abuse yang awalnya keliatan romantis berikut ini.
1. Hubungan berjalan terlalu cepat

Pexels.com/RDNE Stock project
Siapa yang hatinya nggak luluh saat merasa dicintai secara intens sama seseorang? Baru mengenal hitungan minggu, dia sudah mengatakan kalau kamu adalah belahan jiwanya, mengajak berkomitmen serius, atau bahkan merencanakan masa depan bersama. Sekilas, ini tampak sangat romantis, layaknya kisah cinta pada pandangan pertama.









