“Ratusan pasangan telah mendaftar untuk ikut bertanding dalam turnamen ini. Ada 750 pasangan atau sebanyak 1.500 orang yang ikut turnamen ini,” kata Djufri.
Jumlah peserta yang mencapai 1.500 orang tersebut turut membawa dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Jailolo. Peserta yang datang dari luar daerah membutuhkan tempat tinggal, makanan dan berbagai kebutuhan selama mengikuti turnamen.
Djufri menyebut sejumlah hotel, penginapan hingga losmen di Jailolo mengalami peningkatan hunian selama kegiatan berlangsung.
“Saat ini di Jailolo banyak hotel, penginapan maupun losmen yang penuh. Ini tentunya memberikan dampak baik bagi perekonomian Halmahera Barat,” ujarnya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sebuah agenda olahraga dapat memberikan efek berantai bagi daerah tuan rumah. Selain menjadi arena kompetisi dan silaturahmi, PORDI Cup II ikut mendatangkan aktivitas ekonomi melalui pergerakan peserta dan pengunjung dari luar daerah.
Turnamen ini pun diharapkan tidak berhenti sebagai ajang adu strategi para pencinta domino. Lebih jauh, PORDI Halmahera Barat Cup II menjadi ruang mempererat hubungan antarmasyarakat, memperluas jejaring olahraga serta mendorong geliat ekonomi lokal di Jailolo.









