Porostimur.com, Ambon – Keindahan alam dan kekayaan sejarah di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah menjadikan tempat ini sebagai langganan para pelancong. Kepulauan Banda menyimpan jejak masa kolonial yang berpadu dengan lanskap alam memukau.
Mantan Perdana Menteri RI Sutan Sjahrir, bahkan punya ungkapan terkenal “Jangan mati sebelum ke Banda”. Ungkapan Bung Syahrir ini menggambarkan keindahan dan daya tarik, bagi banyak orang untuk mengunjungi Banda Neira dan menikmati keindahan alam serta sejarahnya
Dilansir dari berbagai sumber pada Senin (16/6/2025), berikut sembilan destinasi yang bisa dikunjungi:
1.Benteng Belgica
Benteng Belgica adalah salah satu peninggalan kolonial Belanda yang berdiri kokoh di atas bukit di Banda Neira. Benteng ini dibangun dalam tiga tahap: Belgica I pada 1611, Belgica II pada 1660, dan Belgica III rampung pada 1667.
Dari atas benteng, pengunjung bisa menikmati panorama kota kecil Banda dan hamparan laut biru di sekelilingnya.
Lokasi: Kec. Banda, Maluku Tengah, Maluku
Jam operasional: 08.00 – 17.00 WIT
Tiket masuk: Rp20.000
2.Pulau Pisang (Pulau Syahrir)
Pulau kecil yang berlokasi tak jauh dari pusat Banda Neira ini menawarkan pengalaman menyelam yang menawan. Terumbu karang dan ekosistem lautnya masih terjaga, menjadikannya surga bagi pecinta snorkeling dan diving.
Pulau ini dikenal juga sebagai Pulau Syahrir, merujuk pada Sutan Syahrir yang kerap mengunjungi pulau tersebut selama masa pengasingannya.









