Sambo Ditahan di Rutan Mako Brimob, Pesan Menohok Krishna Murti Mantan Atasannya di Polri

oleh -9 Dilihat

Porostimur.com, Jakarta – Brigjen Krishna Murti, mantan atasan Irjen Ferdy Sambo memberikan respon di media sosial cukup menohok usai penahanan koleganya itu di Mako Brimob.

Irjen Ferdy Sambo ditahan ramai jadi headline pemberitaan di seluruh platform digital di tanah air terkait pemeriksaan kode etik penanganan penembakan ajudannya Brigadir Yosua yang mati di rumah dinasnya.

“Pesan saya ke generasi muda Polri: Polri itu milik bangsa Indonesia. Bukan sebaliknya dan bukan juga bersebrangan,” tulis Krishna Murti dalam pesan video yang dibagikannya dalam timeline Instagramnya seperti yang dikutip, Minggu (7/8/2022).

Tidak diketahui apakah postingan itu menyindir pihak tertentu, seperti mantan bawahannya Ferdy Sambo yang tengah terlilit kasus kematian anak buahnya.

Namun kemudian Krishna menyampaikan sebuah ungkapan yang tampaknya berhubungan erat dengan Ferdy Sambo yang jenjang karirnya kepangkatan begitu cepat di Polri hingga kemudian menjadi Irjen atau Jenderal Bintang Dua.

Baca Juga  Ini Dosa Penghambat Rezeki yang Sering Tak Disadari
Ferdy Sambo (lingkar merah) saat menjadi anak buah Krishna Murti di Dirreskrimum Polda Metro Jaya. (Tangkapan layar-Instagram)
Ferdy Sambo (lingkar merah) saat menjadi anak buah Krishna Murti di Dirreskrimum Polda Metro Jaya. (Tangkapan layar-Instagram)

Sambo kemudian menyalip karir pangkat Krishna yang masih mentok sebagai Brigjen alias jenderal bintang satu.

“Kalau naik gunung itu, pijakan kakinya harus kuat. Jangan mengandalkan tarikan orang di atas. Kekuatan diri sendiri yang membawa kita ke atas,” ungkap Krishna.

Padhaal Krishna Murti pernah menjadi atasan Ferdy Sambo saat menjabat Kepala Dirreskrimum Polda Metro Jaya. Sementara Sambo jadi wakilnya.

Pangkat Sambo kala itu masih Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) merupakan tingkat kedua perwira menengah di Kepolisian Republik Indonesia.

Sedangkan Krishna Murti berpangkat Komisaris Besar (Kombes), tingkat ketiga perwira menengah di Kepolisian Republik Indonesia.