IPW Sebut Ada ‘Geng Kejahatan’ di Mabes Polri, Mahfud MD Bilang ‘Ada Mabes di Dalam Mabes’

oleh -117 views

Porostimur.com, Jakarta – Kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo melebar ke mana-mana.

Bahkan Markas Besar atau Mabes Polri kini dalam sorotan.

Apalagi nyaris sebulan penembakan Brigadir J terjadi baru ditetapkan tersangka Bharada E.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menyebut adanya potensi “Geng Penjahat” di instiusti Polri, Senin (8/8/2022).

Teguh meminta adanya penyelidikan terkait hal itu saat diwawancarai Kompas.TV dalam acara Sapa Indonesia Pagi.

Hingga kini, pemeriksaan Tim Inspektorat Khusus (Irsus) Polri atas kematian Brigadir J menyeret hingga 25 personel polisi.

Dari perwira tinggi, menengah hingga tamtama. 

Bagi Teguh, kasus ini telah menunjukkan adanya “satu solidaritas ngawur”.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Bongkar Penyelundupan Merkuri ke Filipina, Diduga Berasal dari Gunung Botak

“Jadi tindakan pelanggaran kode etik ini terstruktur, masif dan sistematis,” katanya.

Teguh lantas menjelaskan lebih lanjut, letak sistematisnya terletak pada penghilangan sepaket barang bukti.

Sementara itu, disebut terstruktur karena melibatkan “jenderal bintang dua, sampai pada tamtama.”

Adapun disebut bahwa kasus Brigadir J ini masif karena melibatkan berbagai kesatuan.

“Jadi saya melihat sepertinya ada geng ini, dalam tanda kutip geng kejahatan di institusi kepolisian,” tegas Teguh.