Pesan Terakhir Khairy Alqam Penikam Pemukim Yahudi, Pewaris Darah Syahid Sang Kakek

oleh -141 views
Khairy Alqam. Serangan Khairy Alqam tercatat paling mematikan di Israel selama beberapa dekade Foto: Dok Istimewa

Porostimur.com, Yerusalem – “Wahai jiwa, bila engkau tak membunuhku maka matilah aku, dan kami tak mengangkat tangan kami (menyerah) kecuali kepada Allah, dan kami tak sujud (tunduk) kecuali kepada Allah, dan kami tak mendengar (seruan) kecuali dari Rasulullah.” 

Ini adalah pesan terakhir yang diunggah seorang syuhada Palestina, bernama Khairy Alqam di akun Tiktok-nya pada Jumat 27 Januari 2023. 

Pesan ini ditulisnya sebelum berangkat ke permukiman Nabi Ya’kub (Neve Yaakov) di Al Quds (Yerusalem) untuk melancarkan operasinya menargetkan para pemukim Israel.  

Siapa Khairy Alqam? 

Seperti dilansir Arab Pos pada Ahad (12/2/2023) nama lengkapnya Khairy Musa Alqam. Usianya 21 tahun. Khairy lahir pada 19 November 2021. Ia tinggal di rumah keluarganya di lingkungan Al Syayah di Desa Thur sebelah Timur Masjid Al Aqsa. Khairy sendiri berasal dari sebuah desa tertinggal, yakni Baitul Tsaul. Khairy adalah anak kedua dari tujuh bersaudara. 

Baca Juga  Hadiri Puncak May Day di IWIP, Wakapolda Malut Tekankan Sinergi Buruh dan Industri

Sebelum bekerja di bidang kelistrikan di Al Quds, Khairy belajar hingga tingkat Tsanawiyah di sebuah sekolah di Desa Thur. 

Namanya diambil dari nama kakeknya yang juga seorang syuhada, yakni Khairy Alqam. Kakeknya itu dibunuh pada 13 Mei 1998 pada usia 51 tahun. Pemukim Yahudi menikamnya di Mayh Sya’arim sebuah lingkungan di Al Quds saat sedang dalam berjalan bekerja dalam bidang bangunan.