Porostimur.com, Ambon – Direktur RSUD Haulussy Ambon Nazarudin, kembali mendapat sorotan tajam dari Komisi IV DPRD Maluku, lantaran hingga hari ini, pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) yang melayani pasien Covid-19 tidak kunjung cair.
DPRD menganggap Nazarudin, tidak bertanggungjawab dengan alasan yang berbelit-belit dan terkesan dibuat-buat.
Meski beberapa tahapan telah dilalui, namun Nazarudin kembali beralasan ikhwal instruksi dari Inspektorat sehingga tim juknis harus melengkapi dokumen terkait sosialisasi terhadap nakes.
Menanggapi hal tersebut, ANggoota Komisi IV DPRD Maluku Elviana Pattiasina naik pitam dan mencecar Nazaruddin yang gemar berkilah di hadapan DPRD itu.
”Saya masih tidak puas dengan teknis yang dipersiapkan untuk sosialisasi dan merealisasikan pembayaran jasa Covid-19,” cecar Pattiasina, Jumat (32/3/2023).
Pattiasina meminta Nazarudin agar tidak berbelit-belit, sebab banyak nakes yang membutuhkan haknya itu segera dibayarkan.
“Kenapa harus disanggupi pembayaran di muka lebaran, tidak bisa dibilang sebelum Paskah atau Jumat Agung? Ada banyak juga nakes yang memerlukan untuk kebutuhan pangkat sidi baru, itu juga harus dipertimbangkan,” tukas Pattiasina.
“Yang kerja ini kan bagian keuangan, kerja tim seperti yang dijelaskan harus dicairkan ke rekening masing-masing nakes. Jika sampai tanggal 6 April belum juga bisa dicairkan, maka saya anggap ini alasan yang dibuat-buat karena tidak mau kerja keras,” sambungnya.









