Porostimur.com, Ambon – Kayu manis merupakan rempah yang biasa digunakan untuk bumbu masakan, dan dapat memberikan aroma yang khas. Namun, benarkah kayu manis bisa menyembuhkan penyakit diabetes?
Kayu manis berasal dari kulit bagian dalam pohon cemara kecil yang dikupas dan dijemur hingga kering, kemudian digulung menjadi gulungan yang dikenal sebagai batang kayu manis. Tidak hanya digunakan dalam bentuk batangan, kayu manis juga tersedia dalam bentuk bubuk.
Selain sebagai bumbu masakan, kayu manis juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk mengurangi kadar gula bagi pengidap diabetes. Berikut ini delapan manfaat kayu manis yang wajib Anda ketahui, disitat dari BBC Internasional, Jumat (19/4/2024).
1. Mengurangi risiko diabetes
Kayu manis memiliki manfaat untuk membantu mengelola gula darah. Rempah ini dapat menurunkan jumlah gula yang masuk ke tubuh Anda setelah makan. Hal itu dilakukan dengan bekerja bersama enzim pencernaan, sehingga menurunkan kecepatan pemecahan karbohidrat di saluran pencernaan Anda.
Kayu manis juga mungkin meniru fungsi insulin untuk memfasilitasi penyerapan gula ke dalam sel, sehingga mengurangi risiko diabetes.
2. Menurunkan penyakit jantung
Kayu manis memiliki sifat antiinflamasi dan membantu menurunkan kemungkinan serangan jantung, strok, tekanan darah tinggi, dan penyakit terkait lainnya. Kayu manis juga telah terbukti mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.
Selain itu, kayu manis juga mempunyai khasiat untuk menunjang kesehatan paru-paru dan melawan kerusakan jaringan tubuh, karena sifat antiinflamasinya.
3. Perlindungan dari virus
Kayu manis memiliki sifat antivirus yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan beberapa jenis virus, termasuk influenza dan demam berdarah.
Komponen aktif dalam kayu manis, seperti cinamaldehyde, memiliki aktivitas antimikroba yang dapat membantu menghambat pertumbuhan dan penyebaran virus dalam tubuh. Hal itu membuat kayu manis menjadi tambahan yang berharga dalam pencegahan penyakit menular.
4. Pencegahan kanker
Salah satu manfaat dari kayu manis adalah potensinya dalam pencegahan dan pengobatan kanker. Beberapa penelitian telah menunjukkan senyawa-senyawa dalam kayu manis, terutama cinamaldehyde, dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan pembentukan pembuluh darah pada tumor.
Selain itu, kayu manis juga memiliki sifat yang bersifat toksik terhadap sel kanker tertentu, yang berarti dapat menyebabkan kematian sel kanker tanpa merusak sel-sel sehat di sekitarnya.
5. Kesehatan otak
Konsumsi kayu manis telah dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak dan perlindungan terhadap penyakit neurodegeneratif, seperti alzheimer.
Hal ini karena senyawa-senyawa aktif dalam kayu manis memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan neuroprotektif, yang membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas serta peradangan.
Dengan demikian, mengonsumsi kayu manis secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan otak dan mengurangi risiko perkembangan penyakit alzheimer.
6. Perawatan kulit
Kayu manis telah lama digunakan dalam perawatan kulit karena sifat-sifat antiseptik dan antimikroba yang dimilikinya. Senyawa-senyawa aktif dalam kayu manis, seperti eugenol dan cinnamaldehyde, dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, serta kuman pada kulit.
7. Pencernaan yang lancar
Sifat prebiotik dalam kayu manis membuatnya bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Prebiotik adalah jenis serat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh, tetapi menjadi makanan bagi bakteri baik dalam usus.
Dengan mengonsumsi kayu manis secara teratur, dapat membantu memelihara keseimbangan bakteri dalam usus, yang penting untuk pencernaan sehat. Hal itu bisa mengurangi risiko masalah pencernaan, seperti sembelit, diare, dan sindrom usus iritabel.
8. Kesehatan gigi
Penggunaan kayu manis dalam pasta gigi atau obat kumur telah dikenal dapat membantu menjaga kesehatan gusi dan gigi. Sifat antimikroba dari senyawa-senyawa dalam kayu manis membantu mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab penyakit gusi dan memerangi plak gigi.
Kayu manis juga memiliki sifat antiradang yang dapat membantu mengurangi peradangan dan iritasi pada gusi. Dengan demikian, penggunaan kayu manis dalam produk perawatan mulut dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi secara keseluruhan. (red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









