Porostimur.com, Jailolo – Tarian suku Sahu, merupakan tarian yang melambangkan bingkai kebersamaan masyarakat dalam kehidupan, walaupun berbeda suku dan bahasa. Tarian ini merupakan, tarian sambutan perayaan tradisi Orum Sasadu dirayakan oleh masyarakat dari Suku Sahu.
Tarian ini ditampilkan di opening FTJ dalam Orom Sasadu yang dibuka Sekda Halbar, bertempat di rumah adat sasadu yang melambangkan tempat pertemuan dan pelaksanaan berbagai upacara adat termasuk makan bersama (Orom Sasadu) suku Sahu. Opening ini juga dihadiri perwakilan Kementrian Pariwisata bertempat di Sasadu Lamo, Desa Acango, Kecamatan Jailolo, Rabu (28/05/25).
Kepala Dinas Pendikan dan Kebudayaan Halbar, melalui Kabid Kebudayaan Fin Sidete menjelaskan, tarian yang dipersembahkan oleh anak-anak dari Desa Porniti ini adalah tarian dari Suku Sahu yang menggambarkan hubungan persaudaraan walau beda watak, berbeda sikap, berbeda karakter tetap menjadi satu dan terus berjuang dalam menjalani hidup di setiap musim kehidupan, seperti diperagakan oleh anak anak SMP dan SMA pada tarian suku Sahu ini.
“Anak-anak yang tampil ada grub tarian soguli suku Sahu ini berumur masih bangku SMP, juga SMA. dengan pakaian Adat Sahu (Padisua Tala), dan melalui gerakan tarian melambangkan kasih sayang dan saling mendukung dalam susah dan senang,” jelas Vin Sidete.









